Saturday, August 31, 2002

Baca blog nya Vanya, tentang "hamburger" dan blog nya EB tentang "ibu2 di fast food restaurant" bikin gue... terharu. Walopun bonyok gue selalu mengajarkan anak2nya untuk bersyukur setiap mendapat kenikmatan sekecil apapun dan penderitaan sebesar apapun, tetep aja gue suka bandel, suka lupa nunduk ke bawah pada saat gue sedang di atas. Karena itu gue makasih banget, jika ketemu hal2 yang secara langsung maupun gak langsung telah menyentil gue untuk kembali menyadari bahwa gue sekarang bisa gak sesek nafas, bisa makan enak, bisa kuliah, bisa make internet seharian, yeah karena Dia. Dan jika Dia ngehendakin malem ini gue kehilangan semua itu, maka segala kekuatan guepun tetap saja tak akan bisa melawan takdir itu.

Gue hanya sedikit beruntung dari anak2 yang menginginkan hamburger itu dan ibu2 yang berada di fast food itu, karena di sini mungkin gue sanggup membeli makanan2 tersebut tanpa perlu perjuangan berarti sama sekali. Sedangkan mereka, jauh lebih beruntung dari gue karena tau yang namanya perjuangan hidup dan tau bagaimana mensyukuri semua nikmat yang ada. Sekali agi gue menyadari... gue ternyata belum menjadi orang yang hebat.

Tadi sempet ke rumah yang di Rancho karena ada orang yang mau lihat2 isinya. Anyway, status rumah yang itu emang "sale". Dah lama gue gak nengok rumah Rancho dan tadi gue seneng banget bisa melihatnya kembali walopun perlu perbaekan di sana-sini. Tadi juga sempet dimasakin omelet ala Mas Roy. Pake keju, pake sosis, pake daging asap dengan bumbu merica + royco. Wuih, enak banget dan kenyang banget ! *thx to God*.

Anyway, sewaktu tadi gue tertidur, gue mimpi serem. Ada seorang ce, kalo gak salah bernama Rere. Pertama, dia adalah teman dekat gue tapi lama2 sikap dia membuat gue ngeri sendiri. Dia selalu nampak mau mencelakakan gue bahkan ngebunuh gue. Dan karena itulah, gue ambil inisiatif untuk bunuh dia duluan. Yah, gue ambil pisau dan gue tikam tubuh dia berulangkali hingga darah muncrat ke mana2 hingga dia tereak2 kesakitan, tapi dia gak mati2. Akhirnya gue masukin dia ke dalam karung, gue ikat dan suatu hari dia keluar dari karung itu, dengan wujud dan raga manusia bukan hantu atau setan, karena dia belum mati. Lalu dia mencari gue ke mana2 karena dia ingin balas dendam atas perbuatan gue dan ingin membunuh gue balik.

Hih ! Bangun2 gue langsung kaget, kok bisa2nya yah gue mimpi kek gitu ? Mpe detik ini gak abis pikir mencari jawaban tentang arti mimpi gue itu. Atau hanya sekedar bunga tidur makhluk kebo kek gue ? :P

Duh, Renaaa, sekali agi makasih yah, udah memperbaiki ke-error-an blog gue, di tengah2 kamu menunggu babak ke-2 ( babak ke-2 bola apah ? ). Semakin semangat nih gue jadinya, untuk belajar biar keogeban gue cepat pergi. Dan kini kuminta... pergi, cepat pergi ! Jangan, jangan kembali ! Tinggalkan kusendiri ! memang lebih baik begini. Lha, kok jadi nge-Cokelat begini ? Ehehehe.

Urban B.A.T.S ( Hotel Shangri-La )
15 ml gin
15 ml vodka
15 ml tequilla
15 ml light rum
15 ml triple sec liqueur
15 ml Midori
15 ml blue curacao
15 ml lemon juice
150 ml lemonade
es batu berbentu dadu
iris tipis lemon

Cara membuat : masukkan 5 es batu, tuang midori, beri 1 iris lemon, beri 8 es batu, tuang lemon juice - gin - vodka - tequilla - light rum - triple sec liqueur, beri 1 iris lemon. Masukkan es batu hingga bibir gelas, tuang lemonade, 1 iris lemon dan blue curacao. Hmmmm... :)~~~

( boleh ngambil dr majalah cosmo ).

No comments:

Post a Comment