Hari Jumat malem, gue jadi nonton acara pemilihan Putri Indonesia 2003 di TV, BloGgY. Hoho, ternyata banyak anak 3sakti yang terpilih menjadi finalis. Ada dari fakultas hukum, ada dari fakultas kedokteran... Tapi mereka gak lolos 5 besar. Gak apalah! Jadi finalis juga dah oke banget. Anyway, pemenang I nya agi2 dari DKI Jakarta. Namanya sapa ya? *lupa*. Orangnya siy rada endut, tapi sebenernya manis dan keliatan smart.
Sekarang kita ngomongin hari2 selanjutnya yok!
Yesterday
Bangun jam 1/2 8 pagi. Kemudian bikin sarapan dan bersihin rumah. Trus mandi. Abis itu pergi. Sempet ke bengkel di Kemayoran, pen dandanin mobil. Ketemu sama cowok, anak 3sakti, senior angkt '96. Duh namanya sapa ya... padahal kita sekelas stat I lho! Yang pasti, waktu gue dah masuk mobil, dah mau cabut dari bengkel, tiba2 gue ngeliat dia berdiri di samping mobil gue. Ternyata dia dah liat gue dari tadi.
Sempet juga belanja bulanan di Carrefour. Beli Sunsilk Apple, beli clean and Clear, beli Kotex, beli cemilan dan permen, beli macem2 kebutuhan yang dah abis. Juga beli VCD Andai Ia Tahu. Gue seneng banget waktu gue nemuin VCD Andai Ia Tahu ada di antara susunan rak, dan kebetulan tinggal satu2nya saat itu.
Gue pulang. Trus gue mandi, rapi2. Jam 8 malem Ranggi jemput. Pas perjalanan menuju rumah gue, mobilnya sempet ketabrak di depan Papa Ron's. Kacian... :( Trus kita cabut ke Town Square, nonton Terminator 3 (T3). Filmnya not bad, menurut gue. Damn! Mobil "si mesin jahat" keren banget! Keluaran Lexus type SC 430. Waktu dia bilang, "I like this car."... dalam hati gue ngomong dengan mantap, "So do I! So do I!"
Keluar nonton sekitar jam 1/2 12. Keadaan Town Square saat kita beranjak pulang masiy rame. Gak tau dey, hari itu orang2 membludak di sana. Gue sempet ketemu sama si ganteng Bayu yang agi bareng monyetnya... eh ceweknya (sialan!) dan juga bareng David "Balbo". Tapi mayan, dapet cipika cipiki dari Bayu. Ehehehe. :P
Mpe rumah jam 01.10 setelah melewati sesuatu yang tidak mengenakkan.
Today
Jam 1/2 11 kita berangkat ke resepsi pernikahannya Mbak Andri di Gedung Pencak Silat, Taman Mini. Selamat buat Mbak Andri sayang, semoga langgeng sama suaminya , 4eva. Di respesi ketemu sama Rhea dan Aa' (*phew*, akhirnya gue kesampean juga ketemu sama bokinnya Rhea itu). Trus ada Ryan, Raydi, Mbak Erni juga. Gue makan banyak, abisan makanannya enak2! Ada teriyaki, ada gulai kambing, ada sosis goreng... hmmm, yummy!
Kelar resepsi, gue, bonyok, dan Mas Roy ganti baju di mobil, trus kita lanjut ke pameran GAIKINDO di Convention Centre. Penutupan jreng, jadi makin rame aja. Dari mobil2 yang dipamerkan di sana, ada 4 mobil yang paling gue sukai, yaitu Mercy CLK 320 A (harga 2,5 M), Nissan 350Z (harga Rp 885 Juta kalo gak salah), 2004 Audi A8 (harga 2 M), dan Peugeot 307 CC (harga gak gue ketahui karena belum dipasarkan, tapi warna merahnya, ampun dey keren banget!). Tapi kalo gue disuruh milih salah satu dari mereka, gue akan pilih Mercy CLK 320 A (sama kek pilihan bokap gue), coz the car is sooo damn great! Cuma... isi celengan ayam gue cukup gak ya? ^_^
Hei! Di GAIKINDO gue ketemu sama Badut dan Vania Dua2nya agi jaga. Dosen temen gue bilang, "85% SPG di GAIKINDO anak 3sakti. Jadi waktu saya dateng ke sana, bukannya ngomongin mobil malahan ngomongin nilai." Ehehehe.
Pulang ke rumah, gue nonton VCD Andai Ia Tahu, sambil ngemil bakwan goreng. Film nya emang bagus. Trus gue baca blog anak2, trus ngobrol sama Mas Roy, trus posting dey!
------------------------------------------------------
Hhh...
Lagi2 loe bikin gue seperti ini.
Loe hebat!
Loe bisa dengan mudahnya membuat gue terjaga di antara hening2 malam,
Sibuk mengartikan rahasia di balik mata loe sebelum kita berpisah,
Sibuk mereka-reka maksud di dalam hati loe yang terbebani,
Gue kembali merasa bersalah tanpa gue tahu di mana kesalahan itu berada.
Gosh!
Kadang, gue ingin menyuruh loe berhenti berusaha untuk menyayangi gue
Jika ternyata loe memang tidak bisa.
Tapi kala gue menyadari gue begitu takut jatuh dari tempat yang tinggi ini,
Gue berharap loe tetap ada dan selalu ada,
Untuk memastikan gue aman di sini...
Dengan perasaan ini...
Dengan cinta ini...
Sepertinya semua yang bisa gue lakukan telah gue lakukan,
Menerima loe tanpa syarat, memaafkan loe tanpa dendam,
Meski berulangkali loe raih dan loe hempasin gue begitu saja,
Seakan gue dilahirkan dengan ketegaran yang luar biasa,
Padahal gue begitu rapuh di sini,
Hanya saja gue begitu sayang loe...
Untuk memaksa loe memahami kerapuhan gue tersebut.
Apa yang harus gue lakukan sebenarnya?
Apa yang loe inginkan sesungguhnya?
Semakin lama gue semakin lelah.
Semakin lama gue semakin ingin membunuh perasaan ini.
Karena gue pikir, loe itu siapa?
Berani menginjak ego gue saat gue sedang menjunjung ego loe.
Berani menyakiti hati gue saat gue sedang merawat hati loe.
Gue benci loe!
Gue ingin nampar loe!
Gue ingin mengatakan gue sudah berhenti mencintai loe!
Tapi jika gue memang tidak mencintai loe lagi...
Why does it hurt me so bad?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment