Wednesday, August 04, 2004

Hmmm...

Pernah gak kamu, BloG, punya impian tentang acara pernikahan kamu nanti bersama orang yang begitu kamu sayangi? Gue punya. Gue punya khayalan tentang upacara pernikahan gue nanti sampe my wedding night nanti.

Sebagai seseorang yang dilahirkan di dalam keluarga besar beradat Jawa-Sunda, gue pen nanti, salah satu dari upacara pernikahan gue memakai adat tersebut. Jika gue harus memilih apakah adat tersebut dipakai saat akad nikah atau resepsi, gue prefer dipakai saat akad nikah.

Berkali2 gue mengikuti jalannya acara akad nikah saudara gue yang beradat Jawa-Sunda dan gue berpendapat... akad nikah dengan memakai adat Jawa-Sunda itu amazing banget. Gue di sini bukan mau maen SARA atau membandingkan adat satu dengan adat laen karena guepun sejujurnya lom pernah bener2 melihat jalannya acara akad nikah di adat lain. Tapi asli dey, gue jatuh hati sama acara akad nikah adat Jawa-Sunda.

Semua berjalan begitu anggun dan sakral. Setiap bagian dari prosesnya mengandung arti yang indah, seperti acara menginjak telor, acara mencuci kaki suami, dll. Gue juga suka irama gamelan yang mengiringi jalannya upacara. Gue juga suka dengan kostum yang dipakai. Kebaya brokat itu cantik sekali yah kalo membalut tubuh seorang ce?

Gue memang pen akad nikah gue bernuansa pastel. Gimana kalo kita pilih warna biru? Yeah, gue pen banget memakai kebaya berwarna light soft blue. Gue pen kedua orangtua dan saudara2 terdekat mempelai memakai warna kebiruan juga. Tapi gue gak suka warna biru benhur (eh sowie, nulis benhur itu kek gimana ya?). Gue lebih suka kalo orangtua dan kakak2 plus adek2 kedua mempelai memakai kebaya light blue. Jika mau dibedakan antara orangtua dan kakak2 plus adek2 mempelai, mungkin bisa bermain dengan gradasi warna light blue nya.

Kalo acara resepsi pernikahan, gue gak masalah kalo mau memakai adat keluarga suami gue. Tapi sejujurnya, gue suka banget kalo memakai nuansa warna silver. Ntah kenapa, warna silver untuk pesta malam itu terlihat mewah banget.

Gue lebih suka jika acara resepsi dilakukan out-door, di tepi kolam renang. Gue suka jika acara resepsi tersebut ditaburi oleh hiasan obor2 dan lampu2 kuning yang romantis. Lalu kolam renangnya dihiasi lilin2 yang mengapung. Lalu ada 1 screen besar atau proyektor yang memuat rangkaian foto gue dan suami gue dari sejak gue dan suami gue pacaran pertama kali mpe akhirnya nikah. Gue mau musik yang mengiringi malam itu adalah musik yang berasal dari 1 buah piano, 1 buah biola, dan 1 vokal ce yang bagus banget. Ah yah, satu agi, gue pen dikelilingi oleh ornamen ranting kering yang banyak dan gue ingin ada terdengar suara gemericik air di acara tersebut.

Gue gak tau gue akan mengundang berapa tamu tapi yang pasti gue sangat suka kalo di hari bahagia gue... gue dikelilingi oleh banyak orang yang meramaikan acara tersebut. Mungkin gue akan menyebar undangan sebanyak 750 buah. urusan undangan berwarna apa, gue lom punya ide. Tapi kalo undangannya berwarna kebiruan campur silver, bagus juga kali ya?

Nah, sekarang, bicara tentang warna kamar pengantin gue. Kenapa yah, dari sejak dulu gue membayangkan tentang my wedding night, gue selalu imagine gue berada dalam sebuah kamar yang bernuansa kecoklatan? Tempat tidurnya dihiasi kelambu berwarna kecoklatan. Ntah kenapa, kelambu itu bikin suasana kamar jadi lebih romantis. Trusss, gue mau sprei gue berwarna krem, ditutupi bed cover berwarna soft gold, dan di atas tempat tidur gue banyak bantal berwarna coklat, soft gold,krem, dan putih. Gue pen seluruh lantai kamar gue ditutupi karpet berwarna kecoklatan. Gue pen dinding kamar tersebut dihiasi dengan 1 foto besar gue dan suami gue Gue pen ada 1 sofa besar di pojok kamar tersebut dan jendelanya besar2 dengan paisan dalamnya ditutupi gorden putih dari bahan yang tipis dan jatuh serta lapisan luarnya berupa gorden berwarna soft gold. Hmmm, lalu cat kamar gue berwarna krem. Dan jangan lupa, gue suka jika di kamar gue hanya ada lampu kuning aja tanpa ada lampu putih plus ada AC! Tau ndiri kan kalo gue ini beruang kutub.

Dan... pssst..., gue pen banget, saat itu, gue make lingerie warna item. Dan lingerie itu ditanggalkan pada saat gue sedang berdiri, berpelukan, dengan suami gue yang tersayang, sebelum both of us, lying on the bed. Hehehehehehehehe. x)~~

Kacau atau terlalu muluk kah? Cuek aja. Namanya setiap orang, punya khayalan sendiri2 tentang apapun dalam hidupnya. Begitupun dengan gue. Makasiy, BloGgY sayang, dah nampung khayalan2 gue di luar keluh kesah dan cerita gue lainnya. Sekarang bobok dulu ah. Demam badan gue lom juga sembuh. x(





No comments:

Post a Comment