Thursday, May 24, 2007

Hai...

Dah cukup lama juga ya gue gak update cerita. Karena gue harus membagi waktu setiap gue make komputer di rumah. Satu malam gue asik berkutat dengan acara buka2 friendster. Satu malam gue sibuk ngetik tetek bengek pernikahan. Satu malam, seperti malam ini, gue larut dalam aktivitas blogging. Well, fisik gue gak sekuat dulu lagi, yang bisa melek mpe pagi dan melakukan banyak hal di depan komputer mulai dari nulis cerpen mpe chatting. Sekarang jam 12 malam aja mata gue dah sekarat.

How are u, BloGgY? Lagi2 banyak hal yang dah terjadi dalam hidup gue. Walau gue merasa bahwa fase hidup gue saat ini adalah fase ter-complicated dari yang pernah gue alami, tapi gue merasa... apa ya? Hidup gue lebih hidup aja. Berwarna dan tidak membosankan. Sehingga hari2pun terasa lebih cepat berlalu.

Gue gak inget satu per satu hal yang dah terjadi kemaren selama gue gak "ketemu" kamu. Satu dua hal masih membekas dalam memory gue. Mulai dari kepala gue yang kepentok palang secure parking kantor sampe... moment suatu malam di Starbuck Cibubur yang sulit dilupakan.

Ah ya. Gue juga sempet ketemuan sama Didi, Adit, Rizky (my ex), Bang Danu di Kekuen, Kemang. Too bad, Dedet gak ikut hadir dengan alasan pen nonton bola. Please dey, di Kekuen juga ada big screen gitu lho buat nonton bola. However, seneng dey bisa hang out agi sama my pals di 3sakti dulu. Kita maen capsa bareng, cela2an bareng. Ada beberapa yang berubah. Adit yang menggendut dan kembali memanjangkan rambutnya. Rizky yang jadi cepak. Bang Danu yang gak lagi bawa handuk kecil ke mana2 di pundaknya.

Lucu... lucu... waktu menyadari how Beverly Hills 19210 we were! Adit dan Didi dulu pernah pacaran, gue dan Rizky dulu pernah pacaran, Bang Danu pernah suka sama gue tapi gak pengen jadian sama gue karena umur gue yang lebih tua 4 bulan dibanding dia (owh, please, bro! :P), dan Bang Ai yang sahabatan sama Adit, Rizky, dan Bang Danu... and now becomes my boyfriend.

Tapi gak ada yang aneh. Sepertinya semua sudah dewasa, menyadari bahwa masa lalu yah masa lalu, dan sudah bisa saling menjalani kehidupan masing2 yang baru. Gue dan Bang Ai bisa bebas mesra2an tanpa mendapat mimik muka pengen muntahnya Rizky atau Bang Danu. Gue dan Rizky juga bisa mentertawakan masa lalu kita, menjadikannya bahan bercandaan, tanpa mendapat tatapan cemburu Bang Ai.

Cuma... tetep aja hot story of all adalah moment suatu malam di Starbuck Cibubur itu. Gue sangat2 terkejut hingga membuat air mata gue tanpa sadar bergulir begitu cepat. Gue tidak menyangka seorang Selly tega berbuat seperti itu pada gue. Apapun alasan dan maksudnya, gue tidak bisa memaafkan dia. Gosh, sebut kesalahan besar apa yang pernah gue lakukan pada dia sehingga berkali2 dia menyakiti perasaan gue seperti ini? Jika hidup gue hancur oleh karena perbuatannya, apa yang bisa dia lakukan?

Dia... bukan lagi teman gue, sama sekali, mulai detik itu.

No comments:

Post a Comment