Sebenernya gue dah pen tidur. Dini hari waktu setempat. Tapi akhirnya gue kembali ke depan kamu, BloG. Gak apa yah temenin gue cerita dulu?
Hari ini lom berubah. Masiy statis. Ergh, bahkan, rasanya gue lom pernah menemui hari2 laen yang jauh lebih membosankan daripada hari2 gue saat ini. Yang berbeda, tadi pagi, saat gue keluar kamar, gue melihat bonyok dengan aktivitas masing2. Ada suara TV. Ada suara2 laennya. Sementara Mas Roy sempet pergi ke acara halal bihalal kantornya. Jam 6 subuh dia dah berangkat karena jadi panitia. Tapi jam 12 siang dia dah pulang karena ngantuk sekali.
Sorenya, gue nonton film X-mas di kamar abang gue itu. Lalu ketiduran nyenyak. Baru bangun jam 1/2 10 malem. Hah?! Gue kan lom mandi dari pagi?! Jadi gue langsung keluar kamar dan took a shower. Seger dey! Sebenernya gue mau langsung nge-net, tapi kompi gue agi dipake Mas Roy. Thus, gue nonton TV agi aja di kamarnya.
Film thriller di channel Cinemax. Tentang pembunuhan yang menyeret seorang detektif bernama John ke penjara. John menjadi terdakwa karena kesaksian partnernya sendiri, yaitu Jim, di pengadilan. Ternyata pelaku pembunuhan yang sebenernya adalah Jude yang tak laen tak bukan adalah John's daughter. Tapi John sangat sayang sama Jude sehingga John rela menggantikan posisi Jude di penjara. Selama John berada dalam sel, terjadi pembunuhan berantai di luar sana. Setiap kasus, meninggalkan pesan yang terinspirasi dari novel detektif Sherlock Holmes. Dan semua korban pembunuhan adalah orang2 yang pernah menyakiti John. Akhirnya diambil kesimpulan bahwa pelaku pembunuhan berantai itu adalah orang yang sangat menyayangi John. Yap, Jude! Apalagi saat di rumahnya ditemukan bukti2 pembunuhan. Pistol, sepatu boot, novel Sherlock Holmes, dll. Ternyata pembunuh yang sebenernya adalah temen detektif John yang laen (well, gue lupa namanya). Dia sering dateng ke rumah Jude dengan dalih ingin menjaga Jude selama John di penjara. Tetapi akhirnya ulah dia ketahuan dan akhirnya dia diberondong peluru oleh detektif Jim. Namun sayangnya, sebelum mati, dia sempet menembak Jude. Karena rasa sayang John yang begitu besar pada anak ce satu2nya itu, maka John akhirnya bunuh diri begitu tau bahwa Jude meninggal dunia. Anyway, gue suka film yang gue gak tau judulnya itu. Pertama, jenis film thriller (my fave kind of movie). Kedua, gue dibuat menebak2 tentang siapa pembunuhnya.
Film selesai jam 1/2 12 malem (kalo gak salah). Lalu gue pindah ke kamar gue agi karena Mas Roy dah selesai make kompi. Trus gue epon2an sama Kk Pandu hingga jam 2 pagi (kalo gak salah). Talk about memories. Talk about Guilty-nya Blue. Hehe, blog-nya Inna jadi di-refresh berkali2 dey karena hasil download-an gue di kazaa jelek kualitasnya. I luv that song. Hm, actually, I and Kk Pandu luv that song. Yeah, Kk Pandu tau Guilty lebih dulu dari gue karena Guilty adalah salah satu lagu yang dia maenkan untuk suatu acara band nya. And, Guilty ingetin dia pada seseorang yang dulu pernah ada dalam hidup dia dan hingga kini masiy dia kenang dalam setiap malamnya. :)
Hm. Well, nowadays, makan gue SANGAT banyak! Sarapan aja gue bisa 2 kali. Makan siang nambah nasi 2 kali. Makan malem sekali, tapi jam 11 ke atas masiy aja ngeluh laper dan mencari2 cemilan. Sementara gue gak olahraga sama sekali. Hehe. Mungkin karena udara dingin ya? Tapi kalo terus2an kek gini, badan gue bisa MELAR. But how? Gue orangnya paling gak bisa nahan laper. So, selama ini, gue gak pernah yang namanya : gak makan karena pen kurus. Apalagi setelah gue nemui beberapa kejadian yang dialami oleh orang2 seperti itu. Mereka menderita sakit pankreas yang bikin mereka bolak-balik ke rumah sakit. Hiy, males banget dey!
Selama ini siy, kalo gue dah suka sama bentuk badan gue trus gue mau mempertahankan bentuk badan kek gitu, gue melakukan hal2 ini:
- Sarapan yang banyak (kudu!)
- Makan siang yang banyak (nasi sedikit, lauk pauk melimpah)
- Makan malem sayur/buah doank, di bawah jam 8 pm
- Ngemil sore aja (jenis cemilan bebas!)
- Olahraga (lari, sit-up, ngepel dan nyapu *hehehe*)
- Nge-pup yang rajin 1x sehari (makan yang berserat!)
Dan belakangan gue baru sadar bahwa menghindari MIE itu membantu banget kalo gue mau gak gemuk. Huhu, padahal mie enak banget ya? Yah, menghindari bukan artinya gak makan sama sekali. Seminggu 2 kali masiy boleh kok.
Nah, hari Minggunya, gue biasa manjain diri. Makan sepuasnya, apaan aja! Agipula, malem Minggu nya gue kan pergi. Ntah kenapa, pas pergi malem Minggu itu, gue justru agak2 lupa sama makan. Mungkin karena gue "kemakan" aktivitas laennya hingga gue gak inget sama makan. Aktivitas apa tuh? Yah ketemu temen, yah ngobrol, yah nonton, yah clubbing, yah nyemok, yah minum *dezigH*. Kalo clubbing, bahkan gue bisa berkeringet banget. Trus Minggu paginya gue kebangun dengan badan sedikit capek dan perut yang lapar. Jadi dey seharian itu gue makan banyak!
Tapi sekarang gue lebih banyak di rumah. Gak ada aktivitas yang membuat gue lupa sama makan. Gak ada rokok *hehehe*. Jadi dey gue inget mulu sama laper gue. But, gue janji kok sama diri gue ndiri, bahwa hari2 membosankan ini gak akan berlangsung lama. Gue pasti akan "bangkit" agi. Entah untuk menghadapi rutinitas baru. Entah untuk menyibukkan diri dengan segala hal yang bisa gue lakukan. Gue usahakan secepatnya.
My Immortal - Evanescence
I'm so tired of being here
Suppressed by all my childish fears
And if you have to leave
I wish that you would just leave
Cause your presence still lingers here
And it won't leave me alone
These wounds won't seem to heal
This pain is just too real
There's just too much that time cannot erase
When you cried I'd wipe away all of your tears
When you'd scream I’d fight away all of your fears
And I held your hand through all of these years
But you still...have...all of me
You used to captivate me
By your resonating light
Now I’m bound by the life you left behind
Your face it haunts
My once pleasant dreams
Your voice it chased away
All the sanity in me
These wounds won't seem to heal
This pain is just to real
There's just too much that time cannot erase
When you cried I'd wipe away all of your tears
When you'd scream I’d fight away all of your fears
And I held your hand through all of these years
But you still...have...all of me
I've tried so hard to tell myself that you're gone
But though you're still with me
I've been alone all along
Gue kangen loe, Ranggi.
Gue kangen...
Waktu gue agi minum, atau agi makan, atau agi ngomong...
Atau agi maen Time Crisis, atau agi nyetir, atau agi do nothing...
Tangan kamu tiba2 megang pipi gue...
Trus kamu liat mata gue dalem dan lama...
Saat gue tanya kenapa...
Kamu cuma bilang, "Nggak apa"...
Tapi kamu tersenyum...
Seakan perpaduan tangan, mata, dan senyum kamu itu...
Ingin mengungkapkan isi hati kamu...
Yah, gue kangen...
Ps:
- Gue akhirnya berhasil chatting sama Ian dan Ridha
- Selamat menempuh hidup baru, Maryn & Ako!
Meski gak bisa dateng, gue turut bahagia untuk kalian.
- Dan... gue sayang kamu meski malam selalu membuat kamu teringat dia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment