Sunday, January 20, 2002

Tadi siang, gue baca kamu, BloG, dari awal mpe akhir. Dan di hari pertama gue mencoba berbagi dengan kamu, gue sudah mencatumkan nama Ardy di sana. Terus terang, BloG, sakit di hati gue masih kerasa. Apalagi gue membaca moment2 di mana gue dan Ardy berjanji untuk memulai hubungan baru, tanpa dendam dan emosi. Ardy sering sms gue saat gue di rumah bahkan di Anyer. Ardy juga pernah pen ke rumah gue buat ngasih sumthin, yang hingga saat ini gue lom pernah menerima bahkan lom mengetahui sedikitpan, what sumthin was.

Setelah gue cermati, ternyata ada perbedaan cara bercerita pada kamu saat awal gue kenal kamu dan nowadays. Dulu, gue hanya menghabiskan beberapa baris saja, sekarang gue bisa menghabiskan berpuluh alinea. Sungguh gue baru menyadari, bahkan kamu kini tak ubahnya seperti novel ; punya cerita yang panjang - kalimat panjang2 - berbab bab. Hahaha. BloGgY, BloGgY, kenapa kamu gak pernah mengeluh sih gue jejelin curhat sedemikian banyak? Sikap kamu yang diam dan pasrah membuat gue begitu bersemangat untuk membagi semua yang ada di perasaan dan pikiran gue, saat itu, saat gue berhadapan dengan kamu. Seharusnya kamu protes, BuddY, yah seharusnya...

Anyway, gue seneng punya kamu, BloGgY. Saat gue "telanjangin" kamu seperti tadi, gue jadi bisa melihat diri gue dari sisi lain. Titik2 yang telah lewat dan nyaris terlupakan, kembali hinggap di akar2 otak gue. Dan itu membuat gue belajar banyak. Gue yakin, kamu bakalan jadi sobat gue di Perth nanti.

Talkin about Perth, kenapa gue jadi sedih ya? Bego juga gue, kenapa gue harus sentimentil hanya untuk waktu seminim 2-3 bulan? Tapi malem ini, gue membayangkan akan berada di suatu tempat, tanpa ortu gue, sahabat2 gue, kamar ijo gue, dan Jakarta yang ramai. Memang bukan sekali ini gue meninggalkan Indonesia. Tapi setidaknya saat gue meninggalkan Indonesia itu, gue punya orang2 yang gue yakinkan, dapat melindungi gue.

Ah, two three months? Apalah artinya dengan 7 tahun yang sudah dilewati Mas RoY ? Atau 4-5 tahun yang sudah dilalui Iman? Atau juga Henk dgn Malang - Pasuruannya, Noa dgn Malang - Bandungnya, dan Sigit dengan Lolly nya yang terpisah antara fana dan surga? Banyak, BloG, yang lebih sepi dari gue, melewati hari2 tanpa orang2 yang mereka sayangi. Jadi gue harus mandiri. Gue harus melangkah lebar2 seorang diri. Gue percaya, gue bisa. Gue hanya, hem, hanya takut merasa kangen dengan sesuatu dan seseorang.

Tadi pagi gue lari pagi di Senayan. Dah lama gak olahraga di sana, membuat gue kaget dengan suasana Senayan yang BARU. Memang lebih tertib, tapi gak dinamis! Cuma lucu juga mengingat, bahwa untuk masuk ke Gelora nya aja harus melewati jeruji2 pagar yang dilebarkan. Bahkan ada yang menerobos lewat kolong pagarnya. Hihi. Uhm well, tadi juga ada acara halal bihalal masyarakat Betawi di Istora. Bus2 TVRI dan mobil2 para undangan membuat arus keluar masuk kendaraan di Senayan menjadi tersendat. Tapi gue thx God banget, bisa luangin waktu sama ortu. Bisa nemenin mamah potong rambut di salon setelah dari beli tanaman di bilangan Lebak Bulus.

Hari2 sesudah hari ini akan menjadi hari2 yang padat. Sebelum gue pergi, gue pen luangkan waktu untuk hal2 yang selama ini tidak tersempatkan. Gue pen nomat dan ke Dufan ma anak2 kampus, pen curhat2 ma Dini dan Jopret di O La La, pen nongkrong ma anak2 UI, juga pen jalan ma Ciz + Noa !!! Yah, BloGgY, Noa udah di Jakarta. Semalem dah sms2 an dah dia baru bisa spend time wid us hari Kamis. Ugh, senengnyah! =)

Dan setelah semua itu, gue pen punya satu hari khusus untuk orangtua gue, terutama nyokap. Gue pen ajak mereka ke manapun mereka suka. Trus malemnya gue pen minta ijin ma bokap, buat bobok berdua ma nyokap. Pen peluk beliau, pen sun telapak beliau, pen liat cara beliau tersenyum saat tidur...

Huff ! Agi dengerin Virus-nya Slank nih. Anyway, BloGgY, beberapa menit yang lalu gue baru aja menghentikan kegiatan belajar gue. Yah, gue tau besok ada final, tapi gue gak bisa maksa untuk tetep menghafal sementara di sini nama "dia" selalu menari di antara istilah2 departementalisasi, sequential method, atau rayburn. Gue kangen "dia". Gue pen temu dia malem ini. Mungkin besok2 gue gak temu dia agi? Karena dia pen ke Cilacap? Pen ke "puncak" ma Rafee dan teman2nya? Hhh, kamu di sana, boleh Sha minta secuil waktu kamu malam ini? Temenin gue sebelum terpejam...

Well, malem Henk, malem Ciz, malem Noa, malem Erwin, malem Iman, malem Ucup, malem Rafee, malem Oi, malem Mbak Rere. Nitey nite buat Mama Papa, Mas RoY, Kk Pandu. Thx banyak kamar ijo, bulan, bintang, Poppe. Welcome 2morrow Mas Eki, Adit, Didi, Dedet, Badut, Danu, Dini, kampus, Thayeb. Semuanya, im none widot u...



No comments:

Post a Comment